Sang puteri di taman
merenung bulan
hati yang resah pun tak terubatkan cahaya..
Bulan tersenyum jiwa merintih
hendak dirusuh pada siapa perasaan ini
bercerita bercinta pada yang tak sudi
Apakah masih perlu menyerah hati
menjunjung kasih bak embun di hujung daun..
Bukan kepingin menjadi si dewi
bukan hasrat berlilit emas
sekujur hati hanya ingin mencinta
mengharap kasih seputih salju membalut hati
Bintang-bintang pun berguguran
tangis hiba biarkan padam
sang puteri tidak lagi menanti
perih luka dipujuk sendiri...
Wednesday, December 2, 2009
Friday, February 6, 2009
Puisi: Masih Di Sini
Ku tatap langit malam ini
kosong tak berbintang
kelam, gelap..
Ku selam pula langit hatiku
pun kosong tak berteman bintang..
Angin rindu menyapa hati
lembut sekali berbisik-bisik
bertanya-tanya dia ke mana pergi
si bintang hati
Aku biarkan angin itu terus mengasak-asak
biar..biar sampai ia betah begini
Sebenarnya bintang itu masih di sini
masih di hati
cuma sinarnya tidak terlihatkan
terlindung awan yang kelabu
Oh..itu ada cahaya halus sedang berpancaran
ya..bintang aku masih bersinar..
Maka aku tahu dia tetap di sini.
kosong tak berbintang
kelam, gelap..
Ku selam pula langit hatiku
pun kosong tak berteman bintang..
Angin rindu menyapa hati
lembut sekali berbisik-bisik
bertanya-tanya dia ke mana pergi
si bintang hati
Aku biarkan angin itu terus mengasak-asak
biar..biar sampai ia betah begini
Sebenarnya bintang itu masih di sini
masih di hati
cuma sinarnya tidak terlihatkan
terlindung awan yang kelabu
Oh..itu ada cahaya halus sedang berpancaran
ya..bintang aku masih bersinar..
Maka aku tahu dia tetap di sini.
Subscribe to:
Comments (Atom)